Negeri ini sudah merdeka puluhan tahun lamanya, tapi kata merdeka itu pun sampai saat ini masih menjadi perdebatan dan beraneka ragam dalam pemaknaanya. Pasalnya rakyat yang katanya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di negeri yang menjunjung asas demokrasi ini, harus selalu gigit jari ketika wakil-wakil rakyat yang dulu dipilih pada kontestasi politik malah membuat perundang-undangan yang kebanyakan sering kali menindas rakyat, tidak pro terhadap rakyat. Padahal mereka adalah abdi rakyat atau pelayan rakyat yang seharusnya melayani rakyat, bukan malah sebaliknya. Kalau memang narasi di atas terlalu jauh dalam topik pembahasan terkait negeri ini, kita lebih kerucutkan lagi sampai tataran paling kerucut dalam tulisan kali ini. Mulai dari tataran pemerintahan tertinggi seperti peran presiden, gubernur, wali kota, bupati, camat, sampai kepala desa. Kita ambil contoh kecil saja seperti pada sekup pedesaan. Kalau kita mau sadar, seandainya pada tataran desa itu peran kepala desa bi...