Postingan

Menampilkan postingan dengan label Realitas

Betapa

Gambar
  Betapa sabar dan lugunya masyarakat sekitarku Jalan-jalan penuh debu di musim kemarau,  mereka tidak pernah bilang, pemerintah harus bertanggung jawab ketika kualitas udara mulai berubah Betapa sabar dan lugunya masyarakat sekitarku Jalan-jalan penuh dengan kubangan air di musim hujan Mereka tidak pernah bilang, pemerintah harus memberikan pelayanan yang baik dan memberikan hak pengguna jalan untuk tidak was-was dalam berkendara  Betapa sabar dan rasa tak enakan masyarakat sekitarku Sewaktu barisan transportasi pengangkut hasil erupsi Semeru melintas mengambil jalur pengendara lain Mereka tidak pernah ada niatan untuk melakukan audensi dengan pemangku kebijakan Betapa sabar dan arif masyarakat sekitarku Ketika ada orang tua berjalan di samping jalan di waktu senja untuk pergi ke toko Roda dari barisan transportasi itu mencipratkan air ke arah muka dan pakaian sore mereka Mereka tidak pernah menyalahkan siapa-siapa, mungkin sedang apes saja Betapa sabar dan welas asih ma...

Jasuke

Gambar
  Seiring perkembagan zaman, pergeseran kian tampak tak terhindarkan. Perihal kebudayaan, bahasa, maupun adab kesopansatunan akibat masuknya sebuah unsur-unsur yang datangnya dari arah kebarat-baratan, meskipun tak selalu dari barat, bisa juga dari arah utara maupun selatan juga tenggara atau bahkan dari diri kita sendiri.  Bisa dibilang kita adalah penganut budaya ketimuran. Budaya yang senantiasa menjunjung tinggi nilai tata krama, akhlaq, etika, sopan santun, budi pekerti baik dalam bersikap maupun dalam bertutur kata. Khususnya bagi orang-orang Jawa, etika dalam berbicara serta bersikap seyogianya bernada lemah lembut, adap asor , dan bisa menempatkan diri dalam bermasyarakat. Seiring berjalannya waktu, perihal itu tampaknya mulai memudar dari jati diri orang-orang Jawa, meskipun tidak semua. Entah budaya pembaratan yang masuk ke negara kita ini terlalu kuat, atau kita saja yang terlalu lemah hingga arus perkembangan zaman ini terus mengikis jati diri kita atau mungkin jug...

Manusia dengan Segala 'Tetekbengeknya'

Gambar
Adalah manusia,  makhluk hidup yang diberi akal untuk berpikir. Ialah manusia yang mempunyai sebuah kebudayaan. Dengan segala kemampuan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Tunggal,  manusia dituntut untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi.  Sehingga tak hayal sebuah ilmu dan pengetahuan terus berkembang dari waktu ke waktu,  dari tahun ke tahun,  hingga dari masa ke masa untuk mencari solusi atas persoalan manusia. Seperti kalau kita bisa ambil contoh dalam dunia teknologi. Kita pun sepakat bahwa zaman berubah begitu cepat. Siapa yang menyangka bahwa untuk sekarang ini,  alat komunikasi yang biasa disebut handphone tak secanggih pada saat itu ketika dahulu yang digunakan untuk alat komunikasi saja.  Untuk saling berkabar dengan mengunakan SMS atau telpon,  kini seakan berubah menjadi sembarangkalir .  Tidak hanya untuk SMS dan telpon,  banyak fitur-fitur lain yang beraneka ragamnya.  Mulai dari WhatsApp, Face...

Pencuri Suara Azan

Gambar
Pagi-pagi benar di dusun kita sedang heboh dengan sebuah kejadian yang hampir tidak pernah terjadi. Memang kejadian tersebut bisa dibilang langkah. Sesaat setelah Azan Subuh mulai berkumandang di masjid, bersiap-siaplah muazin yang ada di dusun kita untuk mengumandangkan Azan Subuh di musala. Sebut saja namanya Slamet. Dia adalah pria paruh baya yang tak pernah absen dalam mengumandangkan Azan, terutama Azan Subuh. Setelah bangun dari tempat tidurnya, Slamet bergegas menuju kamar pembasuhan dan berganti baju, sarung, serta memakai songkok untuk menuju musala. Dengan berjalan secara perlahan menggunakan bakiak yang selalu setia menemaninya, Slamet terlihat begitu santai. Sekitar 30 meter jarak antara rumah Slamet dengan musala yang biasa dibuat untuk salat berjamaah. Sesampai di musala, Slamet meletakkan bakiak di tempat sandal dan mulai naik ke tangga lantai pada musala tersebut langsung menuju tempat berair untuk berwudu karena dia berniat untuk berwudu di samping musala. D...

Memang Tiada Tara

Gambar
Suara takbir telah bergemuruh di pelosok negeri mulai semalam hingga menjelang siang, bersahut-sahutan menyebut kebesaran Tuhan. Ada pemandangan yang berbeda dari pojok kota. Kota yang terbentang jarak begitu jauh dan lautan yang begitu luas. Ada sebuah kerinduan yang tiba-tiba pecah secara serentak ketika suara takbir menjadi penanda sebuah ingatan untuk berharap bertemu. Perlahan-lahan, air mata jatuh tanpa unsur kesengajaan ketika mengingat hangatnya kebersamaan. Mereka yang benar-benar jauh dari jangkauan atau yang sudah menyatu dengan bumi. Dalam ratapan, aku masih menjadi tawanan. Tawanan dari sebuah keterpaksaan karena lagi-lagi terkait urusan ekonomi, tawanan dalam menempuh sebuah pendidikan yang membuatku pantang pulang sebelum semua terselesaikan. Apalagi semenjak adanya pergulatan antara daya tahan tubuh dengan virus yang mematikan. Aku masih mencoba untuk mewujudkan kata tegar dan menanamkan dalam diri bahwa aku mampu melewati ini semua tanpa sanak saudara. N...

Pergeseran Keinginan

Gambar
Ketika cita-cita terus berganti dari masa ke masa sesuai pola pikir yang melekat pada diri seseorang dan beranjak dewasa seiring bertambahnya usia. Mulai berkeinginan menjadi seorang dokter, pilot, presiden, astronot, atau bahkan menjadi sesosok pahlawan seperti power rangers yang selalu menumpas kejahatan di muka bumi serta banyak lagi cita-cita lainnya di masa kecil hingga berubah menjadi sesuatu yang belum terbayangkan dari sebelumnya. Semisal menjadi yotuber, penulis blogger, konten kreator, gammers, anggota dewan, atau bahkan menjadi hacker. Heuheu.... Namun, yang menjadi pertanyaan pada saat  ini adalah kira-kira siapa yang bercita-cita menjadi seorang petani? Sepertinya sangat jarang sekali ketika seseorang menanyai terkait apa cita-citanya? Dengan bangga seseorang tersebut menjawab "Aku mau menjadi petani muda yang sukses." Tampaknya menjadi seorang petani adalah sesuatu yang kurang diminati bagi sebagian tunas-tunas bangsa. Mungkin juga ketika ada pertany...

Quotes Realitas (7)

Gambar

Quotes Realitas (6)

Gambar

Maaf, Nggak Sengaja❗

Gambar
Setelah selesai waktu pembelajaran di kampus, sebelum Salat Maghrib, aku memutuskan untuk mengisi perut dulu dengan makanan biar sewaktu salat tidak kepikiran makan dikarenakan kelaparan. Tak lucu kan? Ketika rakaat pertama, ingat baso, rakaat kedua ingat soto, dan rakaat terakhir malah ingat ayam geprek. Hehe.... "Beli apa enaknya ya? Mi ayam apa baso?" Pikirku! Akhirnya aku memantapkan sebuah pilihan, ah...beli mi ayam saja biar kenyangnya lebih lama, nanti pesan es teh juga, biar di dalam perut bisa mekar/berkembang! Hiks...Hiks... Aku pun mulai berjalan menuruni tangga melewati jalan yang sedikit berkelok dan berhenti sejenak di parkiran sepeda motor untuk mengajak teman sejawat berasama-sama makan mi ayam di depan kampus. Eh...Ternyata teman saya malah sudah pulang duluan! Karena sepeda motornya sudah tak lagi parkir di tempat biasanya. Ya sudahlah! Terpaksa aku berangkat sendirian. Tapi tidak enak juga! Soalnya sebelum atau sesudah makan biasanya pasti ng...

Quotes Realitas (5)

Gambar
"Tak ada luka yang paling indah selain mentertawakan kesedihan dalam kegelapan❗"

Quotes Realitas (4)

Gambar
"Aku sudah bodoh, Jadi jangan dibodohi! Itu namanaya pembodohan!"

Quotes Realitas (3)

Gambar
"Kata motivasi pengingat yang sering terlupa atau bahkan dilupakan adalah tentang mati dan kematian."

Quotes Realitas (2)

Gambar
"Bingung adalah sebuah kata yang membuat kita kembali berpikir bahwa ada kekuatan yang lain selain diri kita"

Quotes Realitas (1)

Gambar
"Cukup tikungan tajam saja, kamu jangan ikut-ikutan nikung❗"

Tantangan Muhammadiyah di Masa Kini

Gambar
Opini | Tantangan | Muhammadiyah | masa kini | di tengah Pandemi Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Mungkin inilah istilah yang pas untuk menggambarkan  situasi pada saat sekarang dengan masa-masa sebelumnya. Berbeda dulu, berbeda dengan sekarang. Karena apa? Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian hari dirasa semakin pesat, serta kompetisi yang semakin kompetitif. Ini adalah sebuah kemajuan zaman yang merupakan suatu keniscayaan dalam sebuah kehidupan yang  menuntut untuk sebuah perubahan. Ya, zaman sekarang ini bisa kita sebut dengan zaman revolusi industri 4.0 . Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik.( Sumber, Wikipedia). Sedangkan bahasa sederhananya industri 4.0 adalah zaman yang tak luput dari penggunaan yang namanya internet untuk membantu meringankan pekerjaan manusia. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa era revolusi industri 4.0  banyak sekali manfaatnya, salah satu h...

Semenanjung Harapan

Gambar
Ditelanjangi siang Di bulan keberkahan Kaki diam-diam Mulai mengajak mulut Menuju terminal perut Mata terpasang Nafsu seolah terpasung Tengok kiri kanan Hanya sekadar memastikan Biar tidak ketahuan Tuhan, kalau boleh jujur! Aku malu Aku tahu Dalam terang Seringku memilih gelap Dan dalam gelap Aku senantiasa berharap Teori dalam buku-buku itu mampu menjawab Sebagai alat menuju akhirat Yah...sesungguhnya! kata tak lagi serupa langkah Setia hanya untuk berpura-pura dan akulah pemuka dua Naudzubillah! 06/05/2020

Belok Kiri Jalan Terus

Gambar
#hari buruh internasional Belok kiri jalan terus belok kiri jalan tikus Belok kanan buat yang lurus diam, tak melawan arus Belok kiri jalan terus belok kiri jalan rakus Asal ada fulus semua kepentingan menjadi lulus Menindas jangan sampai putus biar keluarga dan kelompok makin terurus Tetap fokus dan jangan sampai terendus oleh anak-anak pemakan mie rebus dan timus Corona virus dipakai sebuah jurus agar omnibus berjalan dengan mulus Untuk memperbesar usus secara khusus ah...modus!!! Mereka semakin ketus buruh semakin tergerus pendapatannya menjadi minus Ah...ingus! Bak kapur barus engkau terus menghunus Dan kami adalah semut-semut yang kurus makanan kami pun tak sampai ke ujung anus 01/05/2020

Sudut Pandang Bercerita

Gambar
Andai aku jadi kau pasti aku tak akan sesulit ini hanya sekedar mencari makan Andai kau jadi aku kau tak tahu berapa banyak uang yang sudah aku keluarkan Andai aku jadi kau Pasti hidupku tak akan merasa dilema dan galau Andai kau jadi aku Kau akan terbelenggu! Belum lagi waktumu sudah pasti terganggu Andai aku jadi kau pasti aku memerdekakan orang tak mampu dengan segala kebijakanku Andai kau jadi aku kau terlalu tangguh untuk merubah semua itu Andai aku jadi kau aku akan merasa bahagia Andai kau jadi aku bisa saja kau berkalang bencana Andai aku jadi kau Andai kau jadu aku Andai aku jadi dia Andai dia jadi aku Andai aku jadi mereka Andai mereka jadi aku Andai aku jadi kalian Bahkan andai kalian jadi aku pun... Andai....andai...andai....andai itu hanyalah ukuran dan perkiraan pribadi karena persoalan menuntut sebuah jawaban bukan pengandaian!            22 April 2020

Tentang Kamu

Gambar
Bermain kata membuat celah merasuk dalam suatu kebijakan Demi sebuah kepentingan Berperisai dari kata-kata yang diucapakan, dituliskan, hingga dipatenkan Seolah kebal dari suatu kritikan Berlomba saling mematahkan Seringnya menjatuhkan banyak hal dikorbankan demi hasrat kepuasan Pandai berdasi dan berdalih Pandai menyulap diksi pintar berkelit piawai menciptakan kosa kata baru Kebijaksanaan seolah diubah dengan kebijiksinian.  Selau terulang, kepercayaan berbanding terbalik dengan kebijakan!  # Tolak_Omnibuslaw 13, April 2020