Postingan

Serupa Senja

Gambar
Hahaha... Hihihi... Aku berkelakar Hahaha... Hihihi... Waktu terlalu jauh meninggalkan rasa Tersisa angan, matamu masih tetap sama Hahaha... Hihihi... bak senja yang sekejap sirna ada untuk memperindah cakrawala lalu hilang termakan malam Terlihat gaun longgar masih kau kenakan seolah jarum jam perlahan menua meluruh asa yang kini tinggallah cerita Dalam balutan kasih kau tampak mengembang bersama anak dari buah perkawinan Pasirian, 31 Agustus 2020

Dari Kepala Sampai Batu

Gambar
Suatu pagi, tampak lelaki dengan postur tubuh yang agak membungkuk mengayuh sepeda dengan perlahan-lahan menyusuri jalan yang bisa dibilang bergelombang, gerowak ombo , sampai serupa dengan sungai yang mengering. becek kalau hujan dan berdebu kala kemarau. Lelaki tersebut bekerja sebagai buruh tani yang berada di suatu desa yang mayoritas penduduknya bercocok tanah. Kebetulan waktu itu ada orang yang bernama mister (x) tepat dibelakang dari lelaki itu dengan mengendarai sepeda motor. Dari arah yang berlawan, segerombolan truk pengangkut (y) sedang berjalan perlahan-lahan dengan sedikit memakan jalan pengendara sepeda pancal yang lewat. Seolah jalan milik pribadi, truk tersebut hampir nyerempet lelaki pembawa sepeda tersebut. Seketika itu lelaki tersebut merasa kaget dan hampir terjatuh. Meskipun begitu, lantas truk pengangkut (y) ini tetap melanjutkan kendaraannya dan tanpa rasa bersalah meninggalkan lelaki bersepeda pancal. Dari batu sampai batu, dari batu keluar air, da...

Manusia dengan Segala 'Tetekbengeknya'

Gambar
Adalah manusia,  makhluk hidup yang diberi akal untuk berpikir. Ialah manusia yang mempunyai sebuah kebudayaan. Dengan segala kemampuan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Tunggal,  manusia dituntut untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi.  Sehingga tak hayal sebuah ilmu dan pengetahuan terus berkembang dari waktu ke waktu,  dari tahun ke tahun,  hingga dari masa ke masa untuk mencari solusi atas persoalan manusia. Seperti kalau kita bisa ambil contoh dalam dunia teknologi. Kita pun sepakat bahwa zaman berubah begitu cepat. Siapa yang menyangka bahwa untuk sekarang ini,  alat komunikasi yang biasa disebut handphone tak secanggih pada saat itu ketika dahulu yang digunakan untuk alat komunikasi saja.  Untuk saling berkabar dengan mengunakan SMS atau telpon,  kini seakan berubah menjadi sembarangkalir .  Tidak hanya untuk SMS dan telpon,  banyak fitur-fitur lain yang beraneka ragamnya.  Mulai dari WhatsApp, Face...

Untukmu Aku Bingung

Gambar
Sejauh ini saya tak berpikir sejauh itu mungkin kata Pak Sapardji Diksi-diksi yang diracik dengan unsur kesederhanaan mampu membawa kenangan yang begitu mendalam Ketika sajak-sajaknya mulai dilantunkan seolah kita dibawa dalam dekapan cerita dimana pikiran harus berpikir berkali-kali untuk sekadar memahami tentang amanat yang ingin diamanatkan Selalu demikian, aku pun terkadang bingung dalam mengartikannya Sampai saat aku membacakan tulisan ini aku masih tak mengerti tentang keabadian Saat sukma terlepas dari raga ketika nama mulai dilangitkan Dan saudara-saudari larut dalam perasaan perlahan-lahan, engkau dipaksa berkawan dengan tanah menaruh jasad untuk kembali kepda sang pencipta menjadi harum dan indah dalam rupa bunga kemboja menghias taman tempat orang-orang berpulang Kini aku baru tersadar ketika harimau mati bisa meninggalkan belang Ketika gajah mati bisa meninggalkan gading Dan ketika manusia mati pasti meninggalkan nama Mungkin tidak hanya it...

Kami Sapardi

Gambar
Slide I /3/ Mencintai Mu harus menjelma aku @damonosapardi Slide II Mengenang 40 Hari (Alm) Sapardi Djoko Damono Kenduri Puisi # KamiSapardi Kamis, 27/8/2020 @angkringan.nkr Jl. Jend. Haryono Lumajang (Utara Alf*midi) HTM : Bawa pena & sesui protokol kesehatan Slide III MC : @irmasriandini Pembuka : Opening musik dan kendurian Pemusik : @arif_fio @nukudwip @edo_sedho Sebelum sepatah kata-kata : @madtobacco & @feriyanadi Sebelum pengisi : @guathut Pengisi sebelum penutup : @rojelxghufree @griffany @lathep_sempel @irmasriandini @abdi_sembarang @mizan_aljabar @wahyuwidyanti8 @jadidan_arif @pcpmlumajang Penutup : Ending musik dan Kenduri Puisi Dokumentasi : @awanabang docarts.id Instalasi : @fkwoodworker Suport Sounding : @mahasega.wigalmj Suport Lighting : PJIK (pengecer Jasa Ide Kreatif) Publishing : mizanaljabar.blogspot.com @visitlumajang Poster by : @sansencreative No sponsored !

Filosofi Pohon Pisang

Gambar
"Jadilah kamu seperti pohon pisang!" kata saya. Bukan karena saya orang yang berasal dari Kota Lumajang, Jawa Timur yang terkenal dengan kota pisangnya sehingga saya bermaksud mempopulerkan pisang, atau mungkin Anda kira saya maupun keluarga saya jualan aneka olahan pisang di kota ini. Tidak, itu semua tidak benar saudara-saudari. Karena di tulisan kali ini saya akan membahas filosofi pohon pisang dari sudut pandang yang saya miliki. Entah benar atau tidak, apakah hanya sebuah ilmu cocoklogi belaka. Yang pasti, pagi ini saya berniat menulis tentang pisang pokoknya. Haha...(maksa banget sepertinya saya ini) Bagi saya pohon pisang serta bagian-bagiannya adalah tanaman filosofis yang saya kenal setelah buah kelapa. Pertama, pohon pisang yang sehat tidak akan mati sebelum berbuah. "Lha terus, ini maksudnya apa?" begitu kira-kira ujar Ngateno terhadap saya. Saya pun menjawab, dan jawaban saya, saya bumbui dengan kata 'mungkin' dong. Biar Ngateno agak e...

Hangus

Gambar
Hangus Hilang melayang terbang tak karuan sedang aku tak berdaya aku tak mempunyai daya apapun antara penyesalan atau rasa syukur kesadaran atau kesabaran untuk menerima Tampaknya aku butuh tempat bersandar inginku sandarkan kepala di atas pembaringan dan berusaha menghibur diri lalu kembali untuk melupakan luapan api yang sedang berkobar Aku berpeluh... Aku meluruh... Hati tempat kembali sementara akal mencoba menyangkal Bades, 21 Agustus 2020