Bersyukur Atas Nikmat Orang lain
Bersyukur Atas Nikmat Orang lain Oleh: Fathan Faris Saputro* “Tidak beriman seorang di antara kamu sekalian sehingga ia mencintai saudaranya layaknya dia mencintai dirinya sendiri” (HR. Muslim) Bersyukur adalah kewajiban seorang hampa kepada Tuhannya. Hal ini karena banyaknya kenikmatan yang telah ia terima. Bahkan, karena teramat banyaknya kenikmatan yang diterima si hamba, hingga dirinya tidak mampu untuk menghitungnya. “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi maha penyayang.” (QS. an-Nahl: 18). Jadi, bersyukur adalah kewajiban untuk senantiasa dilakukan oleh setiap hamba dan tidak boleh ditinggalkan. Menjadi sebuah kewajiban jika seseorang bersyukur atas nikmat yang telah diterimanya, karena memang dia yang menikmatinya, selain itu adalah kewajibannya kepada Tuhannya. Akan tetapi, bagaimana jadinya jika dia bersyukur atas nikmat yang diterima orang lain? Mungkinkah hal itu unt...