Berteriak dalam diam
Berkawan keheningan malam
Aku mencoba mematikan bayangmu
Malah hadirmu melebihi kecepatan cahaya, listrik yang menyala, bahkan popok tak berguna.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh Semoga anda semua dalam keadaan sehat wal afiyat dan senantiasa dapat beraktifitas seperti biasanya meskipun kabar pandemi masih saja sering nongol di televisi. Izinkan saya bercerita lagi tentang teman-teman blogger saya di Komunitas Blogger Mahasiswa (KBM) Se-Indonesia melalui tulisan ini. Kali ini, kakak yang akan kita kenalkan kepada kalian semua adalah seorang perempuan yang lahir dan dilahirkan di tanah Sumatera. Siapakah dia? Langsung saja, kita akan mengenalkannya kepada anda semua dengan biografi di bawah ini. Nama : Dira Andrayani Tempat tanggal lahir : Lubuk Linggau , 18 Maret 2001. Untuk sekarang ini, ia sedang berada di luar kota yaitu Kota Bengkulu. Bukan tanpa alasan mengapa kakak yang satu ini berada di Kota Bengkulu, karena ia harus melanjutkan pendidikan di salah satu universitas swasta di sana yang bernama Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan mengambil progam pendidikan Agama Islam . Ia ...
Animasi/nenek/lebaran/silaturrahmi/lierasi Mau bilang apa lagi Setiap sesuatu yang bernyawa pastilah akan tanggal atau mati pada waktunya. Begitu pun kita sebagai manusia yang hidup berawal dari alam kandungan sampai alam kegelapan atau kematian. Tinggallah kita menunggu waktu yang tiba-tiba datang tanpa kita ketahui kapan dan dimana hal tersebut akan menimpa diri kita, cepat atau lambat pasti itu terjadi meskipun kedatangannya tak bisa dipercepat maupun diperlambat. Hidup di bumi berawal dari seorang bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga menua, kehidupan layaknya sebuah matahari ketika terbit dan harus tenggelam pada sore hari menjelang malam. Terkadang kalau kita teringat akan perihal itu, tiba-tiba kita tersadar bahwa kita dari yang tadinya tak ada menjadi ada dan kembali dalam ketiadaan di bumi ini. Ah...Kok tiba-tiba melankolis seperti ini sih! Apa gara-gara hujan seharian yang terus berjatuhan sedari pagi sampai malam di kota Lumajang, Jawa Timur ini ya! Entah lah, nam...
Tulisan kali ini saya mencoba untuk menarasikan tentang definisi dua kata yang mampu mematikan seseorang apabila kata tersebut diucapkan dalam keadaan sadar maupun tak sadar yang pastinya sesuai dengan realitas pada kehidupan sehari-hari. Kira-kira ada yang bisa menebak dua kata tersebut nggak? Saya beri waktu 10 detik ya? Haha...."Emang sekarang kita lagi acara kuis ya bang kok malah suruh menebak itu loh? Macam-macam saja si abang ini!" kira-kira seperti itu ujar pembaca dalam gumamnya. Dua kata ini diakhiri dengan sebuah kata tanya. Apabila Kata tersebut diucapkan, tiba-tiba ada yang mulai menghelai nafas panjang lalu berasa ngos-ngosan seperti habis lari maraton, semacam ada getaran yang begitu dahsyat pada detak jantung, wajah mulai putih pucat, dan terkadang telinga mulai memerah layaknya buah strawberi. Luar biasa memang dua kata ini. Mematikan tapi tak mati beneran, namun bisa saya pastikan dua kata ini bisa membuat pergolakan batin yang sangat kronis sampai...
Komentar
Posting Komentar